Content

Jangan lupa dishare ya Guys!

WhatsApp-Image-2020-07-10-at-16.51.13-1.jpeg
24/Jul/2020

Hallloooo Gaes,
⁣Pernahkah kalian mengalami sakit gigi di tengah Pandemi COVID19 ini? Baik itu gigi yang berlubang, goyang, dll yg menyebabkan nyeri dan tidak nyaman? Berencana pergi ke dokter gigi tapi takut keluar rumah?⁣

Naah menghadapi permasalahan ini, Puskesmas Kecamatan Kembangan meluncurkan Layanan Teledentistry, ini merupakan Layanan Poli Gigi di Era New Normal yang diluncurkan untuk menjawab pertanyaan pasien seputar keluhan gigi.⁣

Gimanaa caranya konsultasi online ini? Kalian cukup simpan nomor WhatsApp Layanan Teledentistry dan bisa hubungi kami setiap Senin-Jumat, pukul 08.00 – 12.00 WIB.⁣ Ikuti langkah-langkah dan ketentuan Teledentistry ya, semoga layanan ini bisa membantu Anda mendapatkan solusi terbaik dalam menghadapi sakit gigi di tengah Pandemi COVID19.


Gigi8.png
18/Feb/2020

Gaes, apakah kalian termasuk dari salah satu orang yang takut untuk melakukan perawatan ke dokter gigi? Atau mungkin kalian memiliki anggapan bahwa hanya perlu ke dokter gigi disaat sedang mengalami keluhan pada gigi dan mulut? Gaes, mulai sekarang ubah pola pikir seperti itu ya, dan mulai menumbuhkan kesadaran untuk peduli kesehatan gigi dan mulut ya, berikut kami paparkan Mitos vs Fakta Seputar Kesehatan Gigi dan Mulut yang bisa kalian pahami agar tidak takut lagi untuk datang ke dokter gigi.

  1. Mitos : Cabut gigi atas bisa menyebabkan kebutaan?

Fakta : Cabut gigi atas tidak menyebabkan kebutaan, karena syaraf yang mempersyarafi gigi atas berbeda dengan syaraf mata. Namun, jIka seseorang sakit gigi, penjalaran infeksinya memang bisa mencapai pipi hingga mata.

Seperti yang terlihat, garis yang berwarna merah adalah syaraf yang mempersyarafi mata, sedangkan garis yang berwarna hijau, syaraf yang mempersyarafi gigi atas.

  1. Mitos : Sakit gigi dapat sembuh dengan hanya minum obat penghilang nyeri?

Fakta : Obat penghilang nyeri / Pain Killer hanya membantu menghilangkan rasa sakit sementara, namun infeksi bakteri pada gigi tetap ada dan rasa sakit akan muncul lagi sehingga jika sakit gigi harus segera ke dokter gigi yaa.

  1. Mitos : Bila seseorang sakit gigi lebih baik dicabut daripada ditambal, toh setelah ditambal bisa sakit lagi.

Fakta : Pencabutan gigi adalah alternatif terakhir bila perawatan lain sudah tidak mungkin dilakukan. Jadi, kalau gigi masih bisa ditambal kenapa harus dicabut?

Proses gigi berlubang melalui beberapa tahap. Bagaimana proses gigi berlubang/ karies gigi?  Bakteri/kuman-kuman yang ada didalam plak bersama sisa makanan akan bereaksi menghasilkan asam dan racun, asam yang dihasilkan kuman akan menyebabkan kerusakan jaringan gigi sedangkan racunnya akan menyebabkan radang gusi.

  1. Mitos : Gigi tidak perlu dicabut dan boleh dibiarkan saja bila yang tersisa akarnya saja, toh tidak ada keluhan yang dirasakan.

Fakta : Apabila gigi berlubang dibiarkan dan tidak dirawat, lama kelamaan gigi tersebut dapat patah dan akhirnya tinggal akarnya saja. Akar gigi tersebut merupakan sumber infeksi yang bisa menyebabkan gangguan penyakit lainnya.

  1. Mitos : Pencabutan gigi tidak boleh dilakukan saat wanita sedang menstruasi.

Fakta : Pencabutan gigi sebaiknya ditunda saat wanita sedang menstruasi. Perubahan hormonal dialamin wanita turut mempengaruhi keadaan di rongga mulut. Saat menstruasi, terjadi perubahan hormonal yaitu peningkatan kadar estrogen dan progesteron yang dapat menyebabkan gusi terjadi peradangan. Namun, pencabutan gigi dapat dilakukan saat wanita menstruasi di hari terakhir siklus menstruasi, dimana kadar estrogen lebih rendah.

  1. Mitos : Pencabutan gigi tidak boleh dilakukan saat sedang hamil?

Fakta : Pencabutan pada ibu hamil pada dasarnya tidak berbahaya selama si Ibu tidak mengejan dan merespon berlebihan saat gigi dicabut karena khawatir memicu kontraksi dan bayi akan lahir premature.

Jadi Sebaiknya, pada ibu hamil yang paling aman pada trimester kedua kehamilan (usia kandungan 4-6 bulan), ibu hamil berada dalam kondisi yang baik dan stabil secara emosional. Perawatan yang dapat dilakukan adalah pembersihan karang gigi (scaling gigi) dan tambal gigi. Pencabutan gigi yang menggunakan bius lokal bisa dilakukan, namun perlu persetujuan dokter kandungan terlebih dahulu.

  1. Mitos : Bila gigi anak berlubang tidak perlu ditambal karena nantinya akan digantikan gigi tetap / gigi permanen?

Fakta : Gigi anak yang berlubang tetap harus ditambal, karena akan menyebabkan infeksi menjalar ke jaringan pendukung gigi. Hal ini akan mempengaruhi tumbuh kembang gigi tetap/ gigi permanen. Selain itu, adanya karies/ gigi berlubang dapat menyebabkan anak kurang nafsu makan sehingga mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak.


hasil-gambar-untuk-gic-dental.jpeg
17/Jul/2019

Orthodontic

  • Pengertian : cabang ilmu kedokteran gigi yang berhubungan dengan merapikan gigi menggunakan kawat gigi. Dokter gigi yang mengambil spesialisasi di cabang ini dikenal dengan Orthodontists
  • Tujuan pemasangan kawat gigi (behel)
  • Penggunaan kawat gigi bisa sangat membantu meningkatkan kesehatan gigi, karena susunan gigi yang tidak rata lebih beresiko untuk bisa menjadi tempat penumpukan plak dan sisa makanan yang bisa menyebabkan penyakit gigi dan mulut.
  • Susunan gigi yang tidak rata juga dapat menyebabkan makanan tidak dapat dikunyah dengan sempurna.
  • Susunan gigi juga berpengaruh ke artikulasi seseorang. Susunan gigi yang rapih akan membuat artikulasi ( berbicara) menjadi lebih jelas.
  • Selain alasan kesehatan, alasan utama menggunakan behel gigi agar lebih nyaman dengan penampilanmu, lebih percaya diri dalam melakukan segala aktivitas, dan pada akhirnya memiliki hidup yang lebih berkualitas.
  • Jenis – jenis kawat gigi Hasil gambar untuk jenis jenis bracket
  • Behel dari Logam, Behel jenis ini terbuat dari baja tahan karat (stainless steel)
  • Behel Keramik /Transparan, Behel jenis ini tidak begitu terlihat dan tampak lebih alami dari pada kawat logam karena bahannya membaur dengan gigi.
  • Behel Lingual, Behel jenis ini ditempatkan di bagian dalam gigi sehingga tidak terlihat dari luar. Kelemahan terbesar behel lingual adalah tidak nyaman dan bisa mengakibatkan luka di gusi dan lidah
  • Prosedur sebelum pemasangan behel

Sebelum memasang behel gigi biasanya dokter gigi akan memeriksa kesehatan gigi pasiennya, jika terdapat lubang, maka akan ditambal terlebih dahulu, jika terdapat karang gigi, maka akan dibersihkan terlebih dahulu. Intinya gigi yang akan dibehel haruslah gigi yang sehat.

  • Berikut bahaya yang bisa terjadi jika kita memasang behel gigi cuma buat gaya-gayaan:
  • Gigi Menjadi Goyah Memasang kawat pada gigi membuat tulang yang berfungsi menyanggah gigi mengikuti kawat yang mencekat gigi diatasnya. Hal tersebut dapat menyebabkan gigi terasa nyeri dan mudah goyang karena tulang yang sudah beralih fungsi.
  • Kebersihan Gigi Tidak Terjaga Biasanya makanan yang dikunyah melalui gigi yang berkawat akan sering tertinggal di sela-sela bracket dan kawat. Perlu ketelitian untuk menghilangkan makanan tersebut dari kawat dan bracket tersebut. Akibat dari sisa makanan yang menempel pada gigi salah satunya dapat menimbulkan bau mulut.
  • Sarang Bakteri Sisa makanan yang menyebabkan kebersihan gigi tak terjaga menjadikan sarang dari bakteri. Kuman dan bakteri sangat mudah sekali terselip dikawat dan dapat berkembangbiak dengan mudah. Di sarankan bagi pemakai behel hendaklah selalu rajin memakai obat kumur.
  • Susunan Gigi Menjadi Berantakan Banyak para pemakai behel yang memasang behel bukan ditempat dokter gigi melainkan hanya di tukang gigi. tukang gigi tidaklah memiliki izin untuk memasang behel. Pemasangan behel secara asalasalan dapat merubah susunan gigi yang sebelumnya sudah bagus menjadi berantakan. Hal ini terjadi akibat gigi yang mengikuti arah kawat yang terpasang.
  • Penularan Penyakit Pemasangan behel di tukang gigi yang tidak memiliki izin biasanya memang relatif murah. Hal inilah yang membuat orang berniat memasang behel disana. Tapi biasanya para tukang alat-alat yang digunakan oleh tukang gigi tersebut belum terjamin kebersihannya. seperti yang Kita ketahui, mulut merupakan awal mula dari penyakit, jadi apapun yang bersentuhan langsung dengan mulut dapat berefek langsung pada kesehatan
  • Tips Perawatan Behel Gigi Tips merawat gigi dan rongga mulut selama memakai behel gigi, yaitu :
    1. Sikat gigi yang dipakai adalah sikat gigi khusus orthodonti yang memiliki bentuk kecil dan bulu sikatnya halus. Sikat gigi ini tersedia di apotek, klinik, dan supermarket besar.
    2. Selain itu juga ada sikat tambahan untuk sela-sela gigi, karena orang yang memakai behel gigi lebih cepat terbentuk karang giginya.
    3. Gunakan pasta gigi dengan formula terlengkap agar benar-benar melindungi dan merawat gigi secara intens.
    4. Hindari makan keras Agar behel gigi yang kita gunakan awet hindari makanan seperti, kacang, es batu dan permen, karena ini dapat menyebabkan behel terlepas dan bengkak pada rahang.
    5. Hindari makanan yang manis Ini dilakukan untuk mencegah timbulnya lubang gigi
    6. Kontrol secara teratur ke Dokter Ini dilakukan agar kamu dapat mengetahui keadaan gigi dan behel karena dokter gigi dapat memberi saran yang baik untuk kesehatan gigi, jadi kontrol gigi secara teratur ke dokter gigi setiap akhir bulan.

 

Tambal gigi

Prosedur tambal gigi harus dilakukan jika satu dari gigi Anda patah, bolong ataupun rusak. Gigi yang bermasalah tersebut biasanya akan menimbulkan rasa sakit tidak nyaman kalau dibiarkan terlalu lama. Kondisi kesehatan mulut pasien, juga merupakan salah satu faktor penentu jenis tambal gigi yang akan dipasang. Kira-kira apa saja jenis tambalan gigi yang digunakan? Lalu bagaimana cara pasang tambal gigi di dokter?

Jenis-jenis tambal gigi berdasarkan bahannya

  1. Amalgam

logam

Salah satu jenis bahan tambalan gigi ini terbuat dari campuran perak, timah, seng, tembaga dan merkuri. Hampir 50% bahan yang digunakan adalah merkuri, dan biasanya tambalan ini digunakan untuk memperbaiki gigi geraham bagian belakang.

Meskipun penggunaan jenis tambalan ini bisa bertahan hingga 10 tahun lamanya, namun para dokter tidak menganjurkan pasien untuk menggunakan tambalan jenis ini. Ini karena amalgam merupakan salah satu logam yang mengandung zat merkuri yang sangat berbahaya bagi tubuh. Zat merkuri jika tertelan dapat melukai organ pencernaan Anda. Sedangkan jika dihirup bisa menimbulkan masalah kesehatan pada paru-paru.

2. Komposit resin

komposit

Bahan tambalan gigi komposit ini, terbuat dari campuran partikel plastik dan kaca halus. Proses penambalan gigi ini, akan menggunakan light curing yang berfungsi mengeraskan partikel kaca pada gigi.

Salah satu kelebihan bahan tambal gigi ini adalah, warna tambalan akan menyatu dengan warna gigi asli, dan materialnya terbilang kuat. Sayangnya, harga tambal gigi komposit sedikit lebih mahal dari bahan almagam, dan bahan ini bisa bertahan selama kurang lebih 5 tahun pada gigi.

3. glass ionomer cement (GIC)

Hasil gambar untuk gic dental

Bagaimana prosedur tambal gigi?

Kenapa gigi harus ditambal? Mungkin Anda akan bertanya-tanya tujuan dan bagaimana proses menambal gigi. Ya, tujuan dari proses menambal gigi adalah menutupi lubang pada permukaan enamel gigi. Tambalan digunakan sesuai kondisi kesehatan gigi Anda. Namun, pada umumnya tambal pada gigi dilakukan untuk mengurangi risiko kebocoran atau pembusukan di dalam gigi.

Berikut ini, merupakan prosedur yang umum dari menambal gigi:

  • Lakukan pembersihan jaringan infeksi dengan menggunakan bur highspeed atau lowspeed hingga bersih dari karies.
  • Keringkan kavitas dan isolasi daerah kerja
  • Etching. Proses ini digunakan mengencangkan gigi dengan gel asam sebelum mengisi lubang gigi dengan bahan tambalan.
  • Aplikasi bahan tambal sesuai indikasi
  • Polishing. Setelah selesai menambal gigi dokter akan membersihkan gigi dengan polishing.

Instruksi pasca penambalan tetap

  • Jangan digunakan makan 1 jam
  • kontrol berkala 6 bulan sekali ke dokter gigi

Pencegahan agar terhindar dari kerusakan gigi

  1. Menggosok gigi setidaknya dua kali sehari pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur
  2. Gantilah sikat gigi jika bulu sikat sudah rusak.
  3. Gunakan benang gigi untuk menghilangkan plak yang terletak di antara gigi dan mencegah terbentuknya karang gigi di area yang sulit dijangkau.
  4. Konsumsi makanan sehat dan kurangi mengonsumsi makanan manis dan bertepung.
  5. Berhenti merokok.
  6. Menjalani pemeriksaan gigi secara rutin setidaknya 6 bulan sekali untuk membersihkan plak dan mencegah risiko penyakit gigi atau gusi.

aplikasi-bahan-bleaching-gigi.jpeg
17/Jul/2019

Bleaching gigi

    1. Pengertian suatu tindakan untuk memutihkan gigi secara kimia dengan menggunakan bahan oksidator kuat yaitu peroksida
      Teknik pemutihan gigi (bleaching) terdiri dari penerapan agen pengoksida yang kuat sebagai bahan aktif pada permukaan gigi untuk mencapai efek pemutih.
    2. Kandungan bahan bleaching yang digunakan memiliki sebagian bahan aktif hidrogen peroksida H2O2 atau karbamid peroksida, dalam berbagai konsentrasi.
    3. Teknik ada 2 yaitu dilakukan di dokter gigi ( in office) dan dilakukan sendiri dirumah ( home bleaching) tapi tetap dibawah pengawasan dokter.
    4. Efek samping setelah bleaching
      • Gigi sensitif : gigi lebih sensitive terhadap udara, air, panas, dingin, dan sensitive terhadap makanan & minuman manis
      • Iritasi gusi : larutan bleaching dengan konsentrasi tinggi dapat menyebabkan iritasi gusi
      • Sakit pada tenggorokkan : jika bahan bleaching tertelan dapat menyebabkan iritasi pada mukosa tenggorokkan
    5. Beberapa gigi pasien dapat diputihkan menjadi warna yang paling terang sesuai panduan warna, sedangkan gigi lain memberikan sedikit perubahan warna
    6. indikasi prosedur bleaching
      • terdapat perubahan warna gigi ( diskolorisasi)
    7. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan perubahan warna gigi:
      • Tembakau, the, kopi, rokok
      • Tetracycline ( antibiotic)
      • Trauma
      • Sisa jaringan pulpa/ pulpa nekrosis
      • Penyakit sistemik

tooth.jpeg
11/Jul/2019

SCALING GIGI

Gaes, bagi kalian yang rutin periksa kesehatan gigi pasti sudah tidak asing dengan istilah ‘scaling gigi’. Lalu, apa itu scaling gigi???

Iya Gaes, jadi scaling gigi ituu adalah prosedur non-operasi yang dilakukan untuk membersihkan dan menghilangkan plak dan karang (tartar) pada gigi. Plak?? Iya plak itu adalah lapisan tipis berwarna kuning atau putih yang menempel pada gigi dan terbentuk ketika bakteri bercampur dengan sisa makanan yang tertinggal di dalam mulut, terutama makanan yang mengandung gula dan tepung. Naah plak yang dibiarkan hingga mengeras dan bercampur dengan air liur ini dapat memicu terbentuknya karang gigi atau tartar. Lantas, apa bahaya plak dan karang gigi? Plak dan karang gigi ini mengandung jutaan bakteri yang apabila tidak dibersihkan secara rutin, dapat menyebabkan kerusakan bahkan hilangnya gigi.

Lalu, apa saja yang menjadi penyebab munculnya plak dan karang gigi??

Beberapa penyebabnya yaitu :

  1. Rokok

Gaes, kalian pasti sudah tahu ya, rokok itu dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Jadii, jangan berani sekalipun untuk mencoba ya, ingaat kalian punya cita-cita yang harus kalian capai..!

  1. Kadar gula tinggi dan tepung

Siapa yang suka makan permen, cokelat, dan kue?? Wah kayaknya mulai sekarang harus dikurangi yaa kalau gak mau sakit gigi..

  1. Soda, kopi, atau teh

Gaes, mulai sekarang dikurangi yaa untuk mengkonsumsi soda, kopi atau teh. Lebih baik perbanyak air putih atau jus buah gituu yaa..

  1. Tidak membersihkan gigi secara rutin

Gaes, jangan lupa ya untuk rajin menyikat gigi 2x dalam sehari, yaitu pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur.

Kalian ada yang mau mencoba scaling gigi?? Yuk perhatikan dulu peringatan sebelum melakukan scaling gigi..

  • Beri tahu dokter yah kalau kalian sedang mengonsumsi obat-obatan, suplemen maupun produk herbal terutama obat pengencer darah (antikoagulan)
  • Beri tahu dokter juga jika kalian pernah menjalani prosedur transplantasi organ

Bagaimana prosedur scaling gigi?

Beberapa prosedur scaling gigi, diantaranya adalah :

  • Dokter mulai melakukan proses pembersihan karang gigi dengan menggunakan alat pengikis dengan gelombang ultrasonik yang dapat mengeluarkan getaran dan menghilangkan plak dan karang gigi. Alat ini juga dapat mengeluarkan asap dingin dari air untuk membersihkan sisa plak dan karang gigi.
  • Setelah plak dan karang di sekitar email gigi dibersihkan, dokter akan menggunakan alat pengikis manual atau scaler dengan ujung runcing untuk membersihkan plak dan karang di daerah yang tidak terjangkau oleh alat pengikis ultrasonik.

 

 


logo-long

Alo Gaes merupakan media komunikasi yang berisi info-info kesehatan remaja, mulai dari isu pubertas, gizi, hingga kesehatan mental. Alo Gaes juga bisa lho sebagai sarana kamu berkonsultasi singkat atau tanya-tanya soal kesehatan fisik maupun mental dari ahlinya langsung. Kami juga terbuka untuk kamu-kamu yang mau kirim artikel atau hasil karya lain lho.

Konten Terbaru

WhatsApp chat
Ka Rami - Kesehatan Jiwa Ka Irma - Kesehatan Remaja Ka Micca - Penyakit Tidak Menular Ka Mira - TB Paru Ka Agnes - HIV Ka Pandji - Perawat Ka Dadang - Perawat Ka Desi - Gizi Ka Ery - Kesehatan Ibu dan Anak Ka Priska - Apoteker Ka Aulia - Kesehatan Mulut dan Gigi Teledentistry - Kesehatan Mulut dan Gigi